MALAKAJI, 3 September 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Desa Tanggap Bencana (DESTANA) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar kegiatan Sosialisasi Kesehatan Remaja di Aula MAN Gowa.
Program kerja yang berkolaborasi dengan Puskesmas Tompobulu ini menyasar beberapa sekolah di wilayah Malakaji. Sebanyak 12 mahasiswa KKN-T turun langsung memberikan edukasi kepada puluhan siswa MAN Gowa. Rangkaian kegiatan mencakup penyuluhan kesehatan fisik dan mental, pemeriksaan kesehatan, hingga pembagian Tablet Tambah Darah (TTD).
Koordinator Desa (Kordes) KKN-T FKIK Unismuh Makassar Kelurahan Malakaji, Muh. Zainul Muttaqin, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan generasi muda di tingkat daerah. Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada pelayanan fisik, tetapi juga sarana edukasi pencegahan dini. “Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat, khususnya adik-adik di MAN Malakaji. Melalui pemeriksaan kesehatan, pemberian TTD, dan sosialisasi ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat sejak dini. Kami juga sangat berterima kasih atas dukungan penuh dan kerja sama yang baik dari pihak sekolah,” ujar Zainul.
Pihak sekolah menyambut hangat dan mengapresiasi penuh inisiatif tersebut. Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan MAN Gowa, Ibu Fitriadi, S.Ag., menyampaikan harapannya agar para siswa dapat menyerap serta menerapkan pemahaman yang didapatkan. “Setelah mengikuti kegiatan sosialisasi kesehatan remaja yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Makassar dari Fakultas Kedokteran, saya berharap anak-anakku mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga kesehatan, baik kesehatan fisik maupun mental,” ungkap Ibu Fitriadi.
Ia juga berpesan agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti sebagai pemahaman semata. “Semoga ilmu yang diperoleh tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah remaja yang selalu taat menjaga kesehatannya,” tuturnya.
Melalui sinergi ini, kesadaran akan pola hidup sehat diharapkan terus tertanam kuat pada diri para siswa di lingkungan Malakaji.